Selama hidup ini, pasti kita sudah banyak melalui hal-hal yang menyenangkan dan tidak menyenangkan. Ketika kita mengalami hal yang tidak menyenangkan, kebiasaan kita sebagai manusia adalah menekan atau melawan perasaan kita dengan cara apapun, dengan pikiran, pikiran positif, melarikan diri dengan melakukan hal lain, dsb. Kebiasaan-Kebiasaan – kebiasaan menganggap semua adalah milik diri inilah yang menyebabkan diri kita tidak bisa merasakan kebahagiaan.
Layaknya sebuah rumah yang sudah bertahun-tahun tidak di tinggali, debu yang tadinya sedikit pun akhirnya menumpuk, melengket dan membekas. Rumah yang tadinya mengkilap pun akhirnya menjadi sangat kotor dan gelap. Begitu pula batin kita yang tadinya sangat terang dan bahagia, menjadi gelap dan sedih, tertutup oleh debu-debu yang disebabkan oleh menekan perasaan-perasaan yang tidak kita senangi.
Begitu pula, apa bila kotoran-kotoran itu tidak di bersihkan, memori yang tidak menyenangkan di masa lalu akan terus datang menghantui diri kita. Maka dari itu, untuk membersihkan batin kita, kita harus belajar untuk mengasihi diri sendiri, menerima kenyataan dengan cara “Menerima / Memaafkan”.