Bagian terbesar dari Meditasi Pemaafan adalah belajar bagaimana melepaskan opini pribadi, ide, konsep dan cerita. Anda mungkin akan perlu memaafkan satu orang untuk jangka waktu yang lama karena opini dan kemelekatan Anda terhadapnya.
Setiap kali Anda melakukan meditasi jalan atau duduk, Anda memaafkan mereka terus-menerus. Pikiran Anda mungkin akan menjadi bosan dengannya dan mengatakan, “Oh, saya sudah tak ingin melakukan ini lagi!”
Itu jenis kemelekatan lain, bukan? Jadi, apa yang Anda lakukan dengannya? Anda harus melewatinya dengan memaafkan rasa bosan itu karena kebosanan itu ada di sana. Itu tak apa. Pikiran Anda sangat penuh akal. Pikiran Anda akan mencoba mengganggu Anda dengan segala cara. Ia akan mengeluarkan berbagai jenis perasaan dan pikiran dan ide-ide untuk mengganggu Anda, karena pikiran tidak suka ide melepaskan kemelekatan. Pikiran Anda merasa sangat nyaman untuk terus menggenggam/melekat pada kemelekatankemelekatan.
Kita perlu berbaik hati dengan diri kita sendiri saat kita mengembangkan latihan ini. Karena bagaimanapun, sudah berapa tahunkah kita mengembangkan kebiasaan-kebiasaan [bhava] kita? Diperlukan kesabaran untuk bergerak ke arah yang berbeda sekarang dan untuk mengubah kondisi-kondisi pikiran yang tidak baik menjadi kebiasaan baru yang baik. Berbaik hatilah pada diri sendiri dan pelan-pelan sajalah.
Poin dari meditasi adalah BELAJAR BAGAIMANA BERUBAH. Belajar bagaimana melepaskan ide-ide dan pemikiran-pemikiran lama yang tidak masuk akal, dan mengembangkan ide-ide dan pemikiran-pemikiran baru yang membuat Anda bahagia dan membuat orang lain di sekitar Anda bahagia pula. Itulah alasannya menjalankan sila-sila. Mereka menggaris-bawahi suatu pilihan bagi kita untuk kita ikuti sehingga kita mendapatkan keseimbangan dalam hidup kita.
Mari kita bahas sekilas tentang sila-sila. Jangan membunuh makhluk apapun dengan sengaja. Jangan mengambil apa yang tidak diberikan pada Anda (jangan mencuri). Jangan terlibat dalam kegiatan seksual yang salah dengan pasangan orang lain ataupun orang yang usianya masih terlalu muda yang masih tinggal bersama orang tua mereka. Singkat kata, jangan lakukan apapun yang akan menyebabkan bahaya fisik dan mental bagi orang lain. Jangan terlibat dalam perkataan bohong, perkataan kasar, bergosip, atau fitnah. Terakhir, jangan gunakan obat-obat terlarang atau alkohol karena mereka dapat melemahkan kesadaran dan menyebabkan tendensi lebih kuat untuk melanggar sila-sila lain.
Sila-sila ini bagaikan buku panduan terpenting bagi operasional hidup kita. Jika Anda jalankan dengan baik, maka Anda akan mendapatkan yang terbaik dari hidup Anda; mereka membuat Anda dan orang-orang di sekitar Anda bahagia. Semakin Anda terus menjalankan mereka, kerangka pikiran Anda menjadi semakin baik.
Apa yang terjadi adalah, setelah Anda berlatih dengan cara ini untuk beberapa saat, Anda akan mengalami “Ah, saya benar-benar memaafkan Anda!” dan tidak ada lagi energi di balik hal itu. Yang ada hanyalah: “Ya, itu terjadi; itu sudah di masa lalu; bukan hal besar.” Inilah pemaafan.